Jumat, 08 Maret 2019

ANTARA AKU, JACK, DAN ROLIVE

Memang, pertemanan ialah hal yang penuh warna dan dapat bikin hidup kita begitu bermakna. Itulah yang ketika sekarang saya alami ketika ketahui Jack dan Rolive, dua teman yang selalu mencetak setengah kisah perjalanan hidup saya.
Pertama kali, Aku, Joe dan Rolence bersua ketika kami lagi mendaftar masuk SMA. masa itu, kami secara berbarengan mendaftar dan diterima di sekolah negeri yang lumayan populer. Hingga akhirnya tiga tahun berlalu, kami seakan akan tak dipisahkan.

Terdapat banyak menyenangi dan kesedihan yang kami rasakan, banyak hal yang sudah kami alami, ada benci, amarah, kesal,, rindu, cemburu serta banyak lainnya yang tak dibongkar. Waktu sekarang kami sudah sama-sama lulus SMA, lalu kemudian kami terpaksa terpisah dan meneruskan hidup dengan setiap setiap jalannya sendiri.

Tetapi meskipun begitu, pertemanan akan selalu eksis, kami akan selalu dekap dengan erat ingatan kenangan pertemanan kami dan tetap selalu menghiasi jalan yang akan kami lewati… saya tentunya tak akan mungkin lupa segala kenangan bersama mereka, sama waktu itu ketika kami saling bersua untuk pertama kalinya…

“Hai, saya Rolive”
“Hai…. Aku Jack dan ini sahabatku Malik..”
“Ehm…. Kalian sahabatan ya, saya duga kalian pacaran….”
“Apa, sedap aja kamu…. Aku dan Imam sudah sahabatan dari kecil…”
“Oew”

Kesan pertama saya mengenal Rolence memang agak berbeda dibandingkan dengan buah hati yang lain. Rolive ialah buah hati perempuan yang apa adanya, ia tak sekalipun menyembunyikan segala hal yang ada di fikirannya. Hingga sampai Jack sahabatku kerap kali merasa tersinggung dengan apa yang ia ucapkan…
“Jack…..”
“Apa Live…..?”
“Hei… Sudah berapa kali saya katakan jangan ucap saya memakai singkatan, panggil Rolive!!”

“Iya pincis Rolive….ada hal apa???”
“Esok pekan saya mau mengadakan ulang tahun dan saya mau membuat acara kecil-kecilan, sehingga saya harap kamu dengan Malik hadir….”
“Wah…. Berkeinginan sekali, apabila problem seperti itu mah saya tentunya akan ikut serta, loh, terus mana si Malik nih…”
“Dia Sedang berada di perpustakaan…. Kita tunggu saja….”

“Hei…. Tumben sekali kamu segala akrab, umumnya seperti anjing dan badak…”
“Enak sekali loe……”
“Kurang aja loe Lik…. Masak cewek menawan semacam ini dimiripin sama badak….”
“Eh, Maksud kamu saya anjingnya gitu….”
“Kwak..kwak…kwak”
Lucu, dan aneh-aneh saja memang tingkah si Jack dan Rolive sahabatku hal yang demikian. Malahan sampai ketika ini saya masih saja selalu ngakak sendiri apabila kembali mengingat beragam cerita lucu diantara mereka.
Mereka ialah teman terbaikku yang umumnya tak sekalipun akur, pasti ada hal yang mereka saling mengejek satu sama lain.
Pernah suatu hari si Jack sungguh sungguh dibikin kesal oleh Rolieve, ceritanya semacam ini
“Jack…. Enaknya ngobrol berduaan….” Ujar Rolive memotong pembicaraan Jack dan Rina yang sedang ngobrol
“Memang…..” jawab Jack dengan singkat.
“Wuiiih.. takabur ia….. sampai lupa….” Lanjut Rolence
“Apaan sih live, nakal banget, lupa apa…?”, Joe menjawab dengan agak penasaran.
“Karena tu… loh….. gak etis apabila ku katakan lantas……” jawab Rolive
“Apaan….” Joe semakin penasaran
“Reslet…..ing……” jawab Rolive sambil berkedik
Sontak Joe lantas bangun dan mengontrol resleting celana yang sebenarnya sudah benar. Diri tahu ia ditipu akhirnya ia bahkan geram…
“Awas loe ya……!” teriak Jack
“Hahahaaaa…. Tidak……” teriak Rolive Disertai berlari.
Ketika cuma kejadian kecil kayak itu, masih terdapat kejadian lain yang tak dapat saya lupakan begitu saja. Memang, beberapa hal yang saya ingat ialah kejadian kejadian diantara mereka berdua dan juga kami bertiga, buat kejadian yang khusus terjadi antara saya dengan Rolive tak terlalu kerap karena memang Rolive memperlakukan saya dengan sistem yang berbeda dibandingkan dengan Jack.
Entahlah, sekali-sekali saya juga merasa heran mengapa demikian.
Seputar sedang berdua dengan saya, semisal waktu Jack lagi mengorder makanan di kantin, meskipun kami berdua menunggu, Rolive seakan akan selalu bertindak manis seperti putri raja, tak bawel, tak alay, dan juga tak jail kayak ketika Rolive dengan Jack.
Aku itu bahkan sekali-sekali bikin Joe iri, sempat juga ia protes sampai hampir geram…
“Rolive kamu ini apabila dengan Malik saja semestinya lembut, betul-betul beda jauh apabila dibandingkan dengan saya….”
“Ya memang mengapa toh…. Sama saja, perasaan kamu aja mungkin….”
“Iya kamu nih Jack, ada ada saja… kamu saja yang keseringan bergurau….”
“Enggak Lik, lihat deh, tuh lihat, gaya berbicaranya Rolence saja beda…. dihasilkan melotot lagi…”
“Ya tidaklah Jack, normal aja… Ya iya juga sih agak memang, masalahnya kamu bau sih… heeheheee…..”
“Tuh…. kan, betul kan Lik, teman kita yang satu ini memang tak adil… kejam-kejam, benar benar kejam..!”
Demikianlah, diantara pengalaman menarik yang terjadi di cerita pertemanan kami. Kisah pertemanan diantara Aku, Jack dan Rolive memang begitu menawan dan tak akan dapat sekalipun saya lupakan. Malahan sampai ketika ini, saya mau kalian para teman terbaikku agar selalu selalu sehat dan berhasil, doaku beserta kalian.
–Tamat–



1 komentar:

  1. mau tau tentang ilmu IT kunjungi myririnanggblokaddress.blogspot.com

    BalasHapus